✉ sdm@atmi.ac.id ☎ (0271) xxx-xxxx

Membangun Kemandirian Finansial untuk Menyambut Masa Pensiun

Setelah bertahun-tahun berkarya dan bertumbuh bersama, tiba saatnya sebagian karyawan Kolese Mikael mempersiapkan diri memasuki babak kehidupan yang baru: masa purna tugas.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para karyawan, Politeknik ATMI Surakarta melalui HRD menyelenggarakan rangkaian Kegiatan Masa Persiapan Pensiun (MPP). Salah satu kegiatan dalam rangkaian tersebut dilaksanakan pada 5 September 2026 dan diikuti oleh 9 karyawan yang akan memasuki masa purna tugas, bersama pasangan masing-masing.

Mengangkat tema “Siap Pensiun: Membangun Kemandirian Finansial di Masa Pensiun”, kegiatan kali ini mengajak peserta mempersiapkan aspek finansial keluarga dalam menghadapi perubahan setelah masa kerja. Materi disampaikan oleh Th. Agung M. Harsiwi, S.E., M.Si., CCD, CPTM, CPTD, CSSSD, dengan pembahasan mengenai perencanaan dana pensiun, pengelolaan keuangan keluarga, dana darurat, perlindungan kesehatan, serta investasi.

Kehadiran pasangan menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Melalui pemaparan dan aktivitas bersama, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berbicara dan menyamakan harapan mengenai kehidupan yang ingin dijalani bersama setelah masa kerja berakhir.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam rangkaian MPP yang dirancang untuk membantu karyawan mempersiapkan masa purna tugas secara bertahap. Persiapan tidak hanya mengenai finansial, tetapi juga bagaimana menjalani kehidupan baru dengan tetap produktif, mandiri, dan bermakna.

Bagi Politeknik ATMI Surakarta, MPP merupakan salah satu wujud apresiasi dan cinta institusi kepada para karyawan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Karena masa pensiun bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru untuk menikmati waktu bersama keluarga, tetap berkarya sesuai kemampuan, dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri dan bahagia.

Cek Kesehatan Karyawan dan Mahasiswa Politeknik ATMI: Wujud Komitmen Membangun Kampus yang Sehat

Kesehatan merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar dan bekerja yang produktif. Berangkat dari semangat tersebut, Politeknik ATMI kembali menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan mahasiswa bekerja sama dengan Puskesmas Pajang Surakarta. Program ini telah berjalan secara konsisten selama dua tahun terakhir sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan sivitas akademika.

Pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dilaksanakan pada 30 Juni 2026, sedangkan pemeriksaan bagi mahasiswa berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Kegiatan cek kesehatan dilaksanakan di Kampus 1 Politeknik ATMI Surakarta yang dikoordinir oleh HRD Politeknik ATMI. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun penanganan lebih dini apabila ditemukan faktor risiko tertentu.

Dalam kegiatan ini, peserta menjalani berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari skrining antropometri (pengukuran tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh), pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, hingga pemeriksaan kesehatan gigi. Selain itu, dilakukan pula skrining berbagai faktor risiko kesehatan, seperti penyakit jantung dan risiko paparan asap rokok, serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya yang membantu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi kesehatan setiap peserta.

Bagi Politeknik ATMI, pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah preventif untuk membantu karyawan dan mahasiswa mengenali kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan mengetahui faktor-faktor risiko yang dimiliki, setiap individu diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Politeknik ATMI berharap seluruh karyawan dan mahasiswa semakin menyadari bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang. Ketika tubuh sehat, proses belajar, bekerja, berkarya, dan melayani dapat dijalani dengan lebih optimal. Semoga semangat untuk saling peduli dan menjaga kesehatan ini terus tumbuh, sehingga Politeknik ATMI menjadi kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan vokasi, tetapi juga dalam membangun kualitas hidup seluruh sivitas akademikanya.